HAM berarti hak dasar yang dimiliki oleh manusia sejak lahir. HAM merupakan singkatan dari hak asasi manusia dan tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya. Hal ini menandakan jika hak asasi manusia merupakan hak pokok yang dimiliki oleh tiap-tiap manusia sejak lahir sebagai anugerah dari Tuhan.
Namun dalam penerapannya, banyak terjadi penyelewangan HAM yang besar
dan bahkan sampai menimbulkan banyak korban jiwa. Contoh nyatanya adalah
adanya perang saudara yang sering terjadi di negara-negara di benua
Afrika, serta rezim kepemimpinan ala diktator yang pernah melanda negara-negara Eropa di era 1920-an hingga 1940-an.
Berikut akan kami ulas mengenai berbagai pelanggaran HAM dengan skala besar yang pernah terjadi di dunia, dari berbagai era.
Berikut akan kami ulas mengenai berbagai pelanggaran HAM dengan skala besar yang pernah terjadi di dunia, dari berbagai era.
1. Bentrok Oposisi dan Pemerintah Mesir
Bentrok antara
pihak oposisi dan pemerintah sempat terjadi di negara Mesir. Bermula
pada berhentinya rezim presiden Hosni Mubarak yang sudah bertahan selama
4 dekade. Selama beberapa minggu, ratusan ribu warga Mesir turun ke
jalan dan menyerukan pencopotan Mubbarak dari jabatannya sebagai
presiden Mesir. Hal ini disebabkan karena adanya krisis ekonomi dan
politik yang dialami Mesir. Sebagian warga menganggap presiden Mubarak
sebagai presiden yang baik karena selalu memperhatikan rakyat kecil.
Namun sebagian lain menganggap presiden Mubarak bersifat sikap glamor
dan otoriter dan tidak menghendaki Mubbarak memimpin Mesir lagi. Bentrok
antara dua kubu pun tidak terhindarkan. Selama berminggu-minggu ratusan
warga menjadi korban, banyak dari mereka yang akhirnya meninggal dunia.
Konflik antara pemerintah dan pihak oposisi pun makin meluas. Tak lama
Hosni Mubbarak yang terkepung oleh ratusan warga Mesir dan bersembunyi
di dalam selokan ditemukan warga dan akhirnya meninggal di tangan rakyat
yang pernah ia pimpin sendiri. Peristiwa ini menjadi salah lembar hitam
sejarah di Mesir.
2. Benito Mussolini di Italia
Rezim pemimpin
otoriter pernah terjadi di negara Italia sejak tahun 1924. Aktor
utamanya adalah Benito Mussolini, yang memimpin faham fasisme di Italia.
Mussolini memerintah di Italia dalam periode 1924 hingga 1943. Selama
19 tahun dalam masa pemerintahannya, ia dikenal sebagai seorang pemimpin
yang otoriter, dan tidak segan membunuh orang-orang yang tidak sepaham
dengannya. Kekejaman Mussolini ini berlaku kepada siapa pun tanpa
pandang bulu. Benito Mussolini juga termasuk salah satu pencetus Perang
Dunia II. Ia turut berkoalisi dengan Adolf Hitler dari Jerman untuk
melawan sekutu pada World War 2.
3. Adolf Hitler di Jerman
Nama Adolf
Hitler mungkin sudah tidak asing lagi. Ia dianggap sebagai salah satu
pemimpin terkejam yang pernah ada. Adolf Hitler yang merupakan pimpinan
Nazi di Jerman pada medio 1930-an. Ia melakukan banyak kejahatan
kemanusiaan, seperti menangkap tokoh-tokoh politik yang menentangnya dan
melakukan pembasmian pada orang-orang Yahudi. Hitler sendiri memang
dikenal sebagai anti-Yahudi. Ia juga menjadi salah satu penyebab utama
terjadinya Perang Dunia II.
4. Sengketa Israel dan Palestina
Masalah
sengketa antara Israel dan Palestina menjadi salah satu sengketa global
yang berkepanjangan. Hal ini bermula ketika Israel memperluas wilayahnya
dengan menguasai sebagian besar wilayah Palestina. Hasilnya, kini
wilayah Palestina hanya tersisa sedikit saja. Dengan bantuan Amerika
Serikat, Israel juga beberapa kali melancarkan serangan, baik serangan
darat maupun udara ke wilayah-wilayah Palestina. Sudah ratusan ribu
korban warga Palestina, termasuk anak-anak, wanita atau bahkan relawan
dari negara lain yang menjadi korban. Dunia pun sempat mengutuk tindakan
Israel tersebut.
5. Perang Sipil di Bosnia
Perang sipil
sempat terjadi antara Bosnia dengan Serbia. Kejadian ini terjadi di
periode 1992 hingga 1995 setelah pecahnya negara Yugoslavia. Dalam
perang di Bosnia tersebut, terjadi pembunuhan massal terhadap 800 warga
muslim Bosnia yang bermukim di kota Srebenica. Kota Srebenica sendiri
memang didominasi oleh mayoritas warga muslim Bosnia. Hal ini sempat
menimbulkan kekacauan di dunia dan banyak negara yang mengutuk tindakan
tersebut.
6. Kasus Afrika Selatan
Kasus HAM juga
terjadi di Afrika Selatan, kali ini terkait perbedaan ras dan warna
kulit. Terjadi sekitar tahun 1960, ketika rezim apartheid yang
didominasi orang-orang kulit putih berhasil menguasai pemerintahan di
Afrika Selatan. Mereka kemudian melakukan kebijakan-kebijakan yang
merugikan warga kulit hitam, hingga menimbulkan banyak korban jiwa.
Peristiwa yang sama sempat terjadi lagi di tahun 1976 yang menewaskan
beberapa warga sipil dan murid-murid sekolah.
Itulah informasi update mengenai kasus pelanggaran HAM internasional yang
terberat. Sebagai manusia sosial, tentu kita harus menegakkan hukum
dengan menghormati hak masing-masing individu. Jika itu sudah
dilaksanakan, maka perdamaian dunia akan tercipta hingga tidak ada lagi
yang namanya perang, konflik atau pertikaian antar negara, ras, suku
atau agama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar